KENDALA GURU PAK DALAM MENGIMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR
Abstract
Kurikulum merdeka belajar adalah salah satu kurikulum yang baru sehingga guru pak belum dapat menguasai strategi pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka Belajar sehingga guru pak banyak kendala dalam mengimplementasikan strategi merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur kualitatif studi pustaka dan pengumpulan data dari berbagai artikel terkait yang menyoroti kendala guru pak dalam mengimplementasikan kerangka kurikulum merdeka belajar mengeksplorasi tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pendekatan yang disesuaikan dengan kerangka kurikulum baru. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan, dan resistensi terhadap perubahan menjadi faktor utama yang mempengaruhi kesulitan guru dalam mengadopsi strategi pembelajaran yang sesuai. Artikel ini juga membahas implikasi dari kendala-kendala tersebut terhadap kualitas pembelajaran dan memberikan saran untuk memperbaiki situasi tersebut. Kesimpulannya, pemahaman mendalam tentang hambatan yang dihadapi oleh Guru Pak dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar dapat membantu pengambil kebijakan, sekolah, dan guru itu sendiri untuk mengembangkan solusi yang efektif dan meningkatkan pengalaman belajar siswa.References
Annisa Alfath, Fara Nur Azizah, & Dede Indra Setiabudi. (2022). Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Menyongsong Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Riset Sosial Humaniora, Dan Pendidikan, 1(2), 42–50. https://doi.org/10.56444/soshumdik.v1i2.73
Haan, E. B., & Arifianto, Y. A. (2022). Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Tinjauan Alkitabiah Upaya Teladan Guru Masa kini. Shalom: Jurnal Teologi Kristen, 2(1), 15–26. https://doi.org/10.56191/shalom.v2i1.17
Hamzah, M. R., Mujiwati, Y., Zuhriyah, F. A., & Suryanda, D. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar sebagai Wujud Pendidikan yang Memerdekakan Peserta Didik. Arus Jurnal Pendidikan, 2(3), 221–226. https://doi.org/10.57250/ajup.v2i3.112
Hehakaya, E., & Pollatu, D. (2022). Problematika Guru Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. 3(008).
Heri Kiswanto. (2022). Tanggung Jawab Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Melaksanakan Profesinya Sebagai Pendidik. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 2(2), 199–210. https://doi.org/10.54170/harati.v2i2.122
Heriyati, T. S. (2022). Adaptasi Kurikulum Merdeka Dengan Model Pembelajaran Berbasis Problem Solving Pada Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 19(2), 713–720.
Kasingku, J. D., & Sasarari, F. N. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Pembimbing Dalam Pembentukan Karakter Siswa. JURNAL PAJAR (Pendidikan Dan Pengajaran), 6(5), 1520. https://doi.org/10.33578/pjr.v6i5.8930
Pujiono, A. (2021). Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Kristen di Era Society 5.0. Skenoo : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 78–89. https://doi.org/10.55649/skenoo.v1i2.15
Rambung, O. S., Puang, Y. B., & Salenda, S. (2023). Transformasi kebijakan pendidikan melalui implementasi kurikulum merdeka belajar. 1(3), 598–612.
Rosmana, P. S., Iskandar, S., Rosyada, A. A., Febriyano, A., Gustini, P., & Rahmawati, Y. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Menurut Persepsi Tenaga Pendidik dan Peserta Didik. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 3049–3063. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/686
Setiawan, S. A. (2022). KONSEP MERDEKA BELAJAR MENURUT KI HAJAR DEWANTARA PADA KURIKULUM MERDEKA DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PAK DI SEKOLAH Samuel. E K K L E S I A Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 45–56.
Tata, V. R. (2022). PERENCANAAN PENGAJARAN DALAM KEGIATAN STUDENT CENTERED LEARNING DI SEKOLAH. 2(2), 110–123.
Telaumbanua, E. (2018). Journal BIJAK Vol. 2, No.1, November 2018 ISSN 2599-011X. Sekolah Tinggi Teologi Kadesi, 2(1), 16.
Usmany, J. R., & Sutiono, V. S. (2022). Integritas guru pendidikan agama kristen dalam kurikulum merdeka belajar. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 7(1), 89–105.
Wantiana, I. (2023). Jurnal basicedu. 7(3), 1461–1465.