Konsep Diri Anak Panti Asuhan
Abstract
ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep diri anak-anak di Panti Asuhan Maria Mediatrix di Ambon, yang berusia 16-18 tahun. Panti asuhan ini, didirikan pada 1 Juli 2009, awalnya merupakan biara bagi anak perempuan Katolik tetapi kemudian menerima anak laki-laki dari Pulau Buru. Anak-anak di panti ini datang dengan latar belakang yang beragam dan memilih tinggal di panti asuhan karena berbagai alasan, termasuk keinginan untuk mandiri dan masalah ekonomi keluarga. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri anak-anak panti dipengaruhi oleh pengalaman hidup mereka di panti dan interaksi dengan lingkungan luar. Anak-anak ini menghadapi berbagai tantangan, seperti perasaan minder dan perlakuan buruk di sekolah, yang mempengaruhi perkembangan konsep diri mereka. Dukungan emosional dan psikologis dari pengurus panti dan interaksi sosial yang positif sangat penting dalam membantu mereka mengembangkan konsep diri yang sehat. Rekomendasi untuk panti asuhan adalah meningkatkan pelayanan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, sedangkan masyarakat diharapkan untuk menerima dan memperlakukan anak-anak panti dengan baik tanpa diskriminasi.
Kata Kunci: konsep diri, panti asuhan, anak yatim piatu, kualitatif deskriptif, dukungan emosional.
ABSTRACT : This research aims to understand the self-concept of children at the Maria Mediatrix Orphanage in Ambon, aged 16-18 years. This orphanage, founded on 1 July 2009, was originally a convent for Catholic girls but later accepted boys from Buru Island. The children at this orphanage come from diverse backgrounds and choose to live in an orphanage for various reasons, including the desire to be independent and family economic problems. The research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the research show that the self-concept of orphanage children is influenced by their life experiences in the orphanage and interactions with the outside environment. These children face various challenges, such as feelings of inferiority and poor treatment at school, which affect the development of their self-concept. Emotional and psychological support from nursing home administrators and positive social interactions are very important in helping them develop a healthy self-concept. Recommendations for orphanages are to improve services to support children's growth and development, while the community is expected to accept and treat orphaned children well without discrimination.
Keywords: self-concept, orphanage, orphans, descriptive qualitative, emotional support.
References
DAFTAR RUJUKAN
Afifudin dan Beni Ahmad Saebani. (2009). No TitlMetode Penelitian Kualitatife (Pustaka Setia (ed.)).
Albi Anggito & Johan Setiawan. (2018). Metode Penelitian Kualitatif (CV Jejak (ed.)).
Alex Sobur. (2003). Psikologi Umum (C. P. Setia (ed.)).
Alexanderina Lamera. (2023). Hasil Wawancara.
Dario Agus. (2007). Psikologi anak tiga tahun pertama “PSIKOLOGI ATITAMA (PT.Refika Aditama (ed.)).
Dealova C Maurits. (2023). Hasil Wawancara.
Decelina Nackit. (2023). Hasil Wawancara.
Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik (PT Remaja Rosdakarya (ed.)).
Elizabeth B. Hurlock. (1978). Perkembangan Anak Jilid 2. Terjemahan oleh Meitasari Tjandrasa (Erlangga (ed.)).
Finggrit Tasidjawa. (2023). Hasil Wawancara.
Florentina. Niklau. (2023). Hasil Wawancara.
Hendrianti Agustiani. (2006). Psikologi perkembangan “pendekatan ekologi kaitannya dengan konsep diri dan penyesuaian diri pada remaja (PT Refika Aditama (ed.)).
Hendriati Agustiani. (2009). Hendriati Agustiani. ,Psikologi Perkembangan (Pendekatan Ekologi Kaitannya dengan Konsep Diri dan Penyesuaian Diri pada Remaja) (PT Refika Aditama (ed.)).
Inge Hutagalung. (2007). Pengembangan Kepribadian Tinjauan Praktis Menuju Pribadi Positif (PT Indek (ed.)).
Jonathan Sarwono. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif (Graha Ilmu (ed.)).
Lexy J. Moleong. (2010). Metode Penelitian Kualitatif (P. R. R. Offset (ed.)).
Lidwina. (2023). Hasil Wawancara.
Linda Sipahelut. (2023). Hasil Wawancara.
Melisa Lehalima. (2023). Hasil Wawancara.
Mohamad Hamdi. (2014). Teori Kepribadian (Alfabeta (ed.); II).
Mohamad surya. (2014). Psikologi Guru Konsep dan Aplikasi (Alfabeta (ed.)).
Moleong, J. . (2002). Metodologi Penelitian KualitatifNo Title (PT Remaja Rosdakarya (ed.)).
Muhith, A. (2015). Pendidikan Keperawatan Jiwa (Teori dan Aplikasi). (CV Andi Offse (ed.)).
News, K. (2023). No Title. https://www.kalderanews.com/2020/12/data-dtks-90-anak-panti-asuhan-masih-memiliki-orang-tua/
Poerwandari Kristi. (2005). Pendekatan Kualitatif untuk Perilaku Manusia (LPSP3 U (ed.)).
Robert a.baron & Donn Byrne. (2004). psikologi sosial “edisi sepuluh” (E. / P. G. Aksara & Pratama (eds.)).
Rosa Delima Waulun. (2023). Hasil Wawancara.
Singgih D. Gunarsa dan Yulia Singgih D. Gunarsa. (2006). Psikologi perkembangan Anak dan Remaja (PT BPK Gunung Mulia (ed.)).
Slameto. (2003). Belajar Dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (PT Rineka Cipta (ed.)).
Sri Wahyuni. (2020). Analisis Konsep Diri Remaja Putus Sekolah di Kelurahan Mamminasae Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang. https://eprints.umm.ac.id/44722/1/SKRIPSI.pdf
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kualitatif dan R&D (Alfabeta (ed.)).
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kombinasi (P. Alfabeta (ed.)).
Syamsul Bachri Thalib. (2013). Psikologi Pendidikan Berbasis Analisis Empiris Aplikatif (Kencana (ed.)).
Wasty soemanto. (2012). Psikologi Pendidikan Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan (P. R. Cipta (ed.)).
Widdy Tranggono Purwanto. (2017). Konsep Diri Anak Jalanan Usia Remaja [Universitas Muhammadiyah Malang]. https://repository.uin-suska.ac.id/24023/2/GABUNGAN.pdf
Yulita Ikenresi. (2023). Hasil Wawancara.
YUNI SORAYA. (2019). HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN SELF ESTEEM DENGAN OPTIMISME DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI PADA MAHASISWA UIN SUSKA RIAU [UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU PEKANBARU]. https://repository.uin-suska.ac.id/24023/2/GABUNGAN.pdf