Penerapan Diskusi Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Pembelaharan Pendidikan Agama Kristen

Authors

  • Martha Martha Institut Agama Kristen Negeri Ambon
  • Rehulina Br. Karo Institut Agama Kristen Negeri Ambon
  • Dahlia Tarigan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kasih dalam Pendidikan Agama Kristen di SD Negeri 149 Pekanbaru melalui penerapan metode diskusi kelompok. Observasi awal menunjukkan bahwa hanya 30% siswa yang aktif berpartisipasi dalam diskusi, sementara hasil belajar siswa masih di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), di mana 60% siswa memperoleh nilai rata-rata antara 60-65. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing melalui empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan teknik tes tertulis untuk mengukur hasil belajar, lembar observasi untuk memantau partisipasi dan interaksi siswa, serta wawancara dengan guru dan siswa untuk menggali persepsi mereka terhadap metode yang diterapkan. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung nilai rata-rata tes dan persentase pencapaian KKTP, serta menganalisis data kualitatif dari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, nilai rata-rata siswa adalah 60 dengan 36% memenuhi KKTP. Namun, setelah menerapkan pertanyaan pancingan di siklus kedua, nilai rata-rata meningkat menjadi 80 dan 86% siswa mencapai KKTP. Hasil ini mengindikasikan bahwa metode diskusi kelompok efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang kasih serta mendukung pengembangan karakter mereka sesuai dengan nilai-nilai Kristen

References

Ayuningtyas, A. E., Slameto, S., & Dwikurnaningsih, Y. (2017). Evaluasi Program Pelatihan In House Training (IHT) di Sekolah Dasar Swasta. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 171. https://doi.org/10.24246/j.jk.2017.v4.i2.p171-183

B.Uno, H. (2008). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Bumi Aksara.

Daud, M. H., & Kaleka, M. B. U. (2020). Analisis Kesulitan Bagi Guru Ipa Untuk Melakukan Penelitian Tindakan Kelas (Ptk). OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 3(02), 36–42. https://doi.org/10.37478/optika.v3i02.502

Fadillah, A. (2016). Analisis Minat Belajar Dan Bakat Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. M A T H L I N E : Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(2), 113–122. https://doi.org/10.31943/mathline.v1i2.23

Fakhrurrazi. (2018). Hakikat Pembelajaran Yang Efektif. At-Tafkir, 11(1), 85. https://doi.org/10.32505/at.v11i1.529

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research. Review of Educational Research, 77(1).

Helmi, J. (2016). Penerapan Konsep Silberman dalam Metode Ceramah pada Pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Al-Ishlah, 8(2).

Johnson, K. (2015). Behavioral Education in the 21st Century. Journal of Organizational Behavior Management, 35(1–2), 135–150. https://doi.org/10.1080/01608061.2015.1036152

Kumar Reddy Sirigiri, V., Yadav Gudiga, V., Shankar Gattu, U., Suneesh, G., & Mohan Buddaraju, K. (2022). A review on Johnson Cook material model. Materials Today: Proceedings, 62. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2022.04.279

Lele, P. B., Putra, S. H. J., Bare, Y., & Bunga, Y. N. (2023). Implementasi Outing Class Untuk Merangsang Motivasi Belajar Siswa. Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1).

McConnell, B. E. (1991). Between Past and Present. Archaeology, Ideology, and Nationalism in the Modern Middle East . By Neil Asher Silberman. . American Journal of Archaeology, 95(1). https://doi.org/10.2307/505168

Meyshera, V. A., & Raihana Hamdan, S. (2023). Pengaruh Motivasi Akademik terhadap Kematangan Karir. Bandung Conference Series: Psychology Science, 3(1). https://doi.org/10.29313/bcsps.v3i1.5780

Paksi, G. R. (2022). Time Token Arends: Sebuah Strategi Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa di Kelas. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(02). https://doi.org/10.47709/educendikia.v2i02.1657

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000a). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1). https://doi.org/10.1037//0003-066x.55.1.68

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000b). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1). https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68

Slameto. (2010). Belajar dan factor-faktor yang mempengaruhi. Rineka Cipta.

Sudjana Nana. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar (XV). https://doi.org/PT. Reamaja Rosdakarya

Sukmawati, P. D., Tantra, D. K., & Mahayanti, N. W. S. (2018). An analysis of active learning characteristics implemented in EFL at SMA Negeri 2 Singaraja. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha, 5(2).

VYGOTSKY, L. S. (2019). Mind in Society. In Mind in Society. https://doi.org/10.2307/j.ctvjf9vz4

Widyanto, I. P., & Wahyuni, E. T. (2020). Implementasi Perencanaan Pembelajaran. Satya Sastraharing, 04(02), 16–35.

Adams, G., & Engelmann, S. (1996). Research on Direct Instruction: 25 Years Beyond DISTAR. Seattle: Educational Achievement Systems.

Engelmann, S., & Carnine, D. (1991). Theory of Instruction: Principles and Applications. New York: Irvington Publishers.

Heward, W. L. (2013). Exceptional Children: An Introduction to Special Education (10th ed.). Boston: Pearson.

Rosenshine, B. (2012). Principles of Instruction: Research-Based Strategies that All Teachers Should Know. American Educator, 36(1), 12-19.

Samsudin, M. (2013). "Metode Pengajaran untuk Siswa Berkebutuhan Khusus." Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Schalock, R. L., et al. (2010). Intellectual Disability: Definition, Classification, and Systems of Supports (11th ed.). Washington, DC: AAIDD.

Turnbull, R., et al. (2013). Exceptional Lives: Special Education in Today's Schools (7th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson.

Zubaedi, Z. (2011). Pendidikan Karakter: Konsep dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2022-12-28

Issue

Section

Articles