PERSEPSI MASYARAKAT DESA GRAHWAEN TENTANG TOHO WAE KECAMATAN LEKSULA KABUPATEN BURU SELATAN

Authors

  • Yesi Hukuna Institut Agama Kristen Negeri Ambon
  • Juni Wando Purba Institut Agama Kristen Negeri Ambon

Abstract

ujuan penelitian untuk mengetahui persepsi Masyarakat Grahwaen tentang adat Toho Wae. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu kualitatif dengan langkah-langkah: pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Selanjutnya dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dilihat dari sisi individu, sosial, pengetahuan. Hasil penelitian ditemukan Toho Wae merupakan bagian dari tradisi orang buru yang memiliki manfaat dapat membersihkan dan membesarakan tubuh dan tradisi ini diharuskan untuk pria dan wanita buru yang mau beranjak dewasa, namun seiring berkembangnya pemikiran akan pentingnya tradisi Toho Wae maka tradisi tersebut mulai hilang. Beberapa masyarakat bahwa Toho Wae tidak penting untuk dilakakuan hingga kini sedangkan ada sebagian masyarakat masih melakukan tradisi Toho Wae.

Author Biography

  • Juni Wando Purba, Institut Agama Kristen Negeri Ambon
    Dosen dan Peneliti

References

Almos. (2015). Leksikon Etnomedisin dalam pengobatan tradisional, Bandung: Pustaka Setia.

Anas Salahudin. (2010). Bimbingan dan Konseling. Bandung: Pustaka Setia.

Armando, Nina. (2014). Psikologi Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka.

Jalaludin Rahmat. (2003). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Koenjaranigrat. (2002). Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan, Jakarta: Gramedia Pustaka.

Koentjaraninggrat.(2004).Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan, Jakarta: PT Gramedia Pustaka.

Koentjaraningrat.(2009.) Pengantar ilmu Antropologi. Cet.IX; Jakarta: PT Rineka Cipta.

Koentjaraningrat.(1988). pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lexy J. Moleong, (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Linto Dan Selo Soemardjan.(2000). Di Kutip Bahwa Manusia Dan Kebudayaan Dalam Perspektif Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

Mircae Eliade. (2002). The Sacred And The Profance, Sandiego: HBJ Bocks.

Mulyana, Deddy. (2000). Human Communication-Konteks. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pip Jones.(2009). Pengantar Teori-teori Sosial Dari Teori Fungsional hingga Post-modernisme. Jakarta: Yayasan Pustaka ObOR Indonesia.

Rafael Raga Maran. (2017). Manusia dan kebudayaan Dalam Perspektif Ilmu Budaya Dasa. Jakarta: Rineka Cipta.

Rafael Raga Maran. (2000). Teori-teori Kebudayan, Yogyakarta: Kanisisus Editor Mudji Sutrisno & Hendar Putrant.

Downloads

Published

2022-07-11

Issue

Section

Articles