PASAR; BAKUDAPA BANGUN REKONSILIASI Refleksi Peran Perempuan Papalele dalam Resolusi Konflik
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v3i2.12Abstrak
Konflik yang terjadi di Ambon sejak 19 Januari 1999 sampai 2004 telah membawa masyarakat pada sebuah proses perdamaian, walaupun dalam tahapan resolusi konflik masih berada pada tahap awal menuju peace building. Proses resolusi konflik ini tidak lepas dari peran perempuan yang merupakan pihak penerima dampak konflik terparah. tulisan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran aktivitas pasar tradisional disaat konflik dan sejauh mana peran perempuan dalam proses resolusi konflik di Kota Ambon, serta kegiatan yang dilakukan dalam mengembangkan proses resolusi konflik. Aktifitas Papalele atau perempuan pedagang di kota Ambon, tanpa mereka sadari telah membantu proses resolusi konflik. Perannya dalam tahapan Peacekeeping, Peacemaking, maupun Peacebuilding menjadikan mereka anomali dalam kajian resolusi konflik dan diplomasi. Dengan demikian, Papalele dalam aktifitas perdagangannya di Ambon dapat dikatakan sebagai aktor dan aktifitas diplomasi hibrida.Unduhan
Referensi
Aritonang Jan S, 2004, Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia, Jakarta : BPK Gunung Mulia.
Asyathri, Helmia et al, 1779; Diplomasi Hibrida; Perempuan Dalam Resolusi Konflik Maluku, Malang : Program Magister Kajian Wanita, Universitas Brawijaya. Indonesian Journal of Women‟s Studies. E-ISSN: 2338-1779.
Belshaw Cyril S,1981, Tukar Menukar Tradisional dan Pasar Modern, Jakarta : Gramedia.
Commission Research Paper, 2003, Social Capital: Reviewing the Concept and Its Policy Implications, Australia : Commonwealth of Australia.
Cooley Frank L,1978, Mimbar dan Takhta : Hubungan Lembaga-lembaga Keagamaan di Maluku Tengah, Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
Fukuyama. Francis, 2007, The Great Disruption; Human Nature and The Reconstitution of Social Order. Penyunting Dede Nurdin. Peneribit Qalam.
Galtung, Johan. 1976, three Approaches to Peace: Peacekeeping, Peacemaking, and Peacebuilding, dalam Galtung, Peace, War, and Defense: Essay in Peace Research II, Copenhagen : Christian Ejlers.
Kissiya, Efilina, 2012, Papalele (Suatu Tinjauan Historis Terhadap Budaya Masyarakat Ambon). Ambon : SOCIA, Vol.11 No. 1 Mei 2012, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura Ambon.
Laurier, Robert H, 2003, Perspetif Tentang Perubahan Sosial Edisi Kedua, Jakarta : Penerbit Rineka Cipta.
Lawang Robert M.Z, 2005, Kapital Sosial Dalam Perspektif Sosiologi, Jakarta : Penerbit Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.
Mailoa, Yan Piet, 2006, Kamus Bahasa Harian Dialek Orang Ambon, Jakarta : Kulibia.
Marasabessy Suedy (Ed.), 2002, Maluku Baru, Jakarta.
Maxwekan, Max, 2012, Studi Terhadap Perempuan Papalele di Kota Ambon, Ambon : Makalah; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UKIM.
Piris Jhon, 2004, Tragedi Maluku: Sebuah Krisis Peradaban, Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.
Rozi Syafuan dkk, 2006, Kekerasan Komunal: Anatomi dan Resolusi Konflik di Indonesia, Yogyakarta, Jakarta : Pustaka Pelajar dan Pusat Penelitian Politik – LIPI.
Rumahuru Y. Z, 2005, Peace and Dialogue: Kajian Sosiologi Terhadap Dialog dan Inisiatif Damai di Ambon 1999–2004, Yogyakarta : Universitas Gajah Mada.
Souisa, Nancy Novita, 1999, Papalele; Ajang Hidup Berteologi Perempuan Ambon, Salatiga : Tesis; Universitas Kristen Satya Wacana.
Stackhouse, Max L. et al, 1995 Christian Social Ethics in a Global Era, Nashville : Abingdon Press.
Stackhouse, Max L, 1995, (eds.), On Moral Bussiness: Classical and Contemporary Resource for Ethics in Economic Life, Michigan : Grand Rapids, Michigan : William B. Eerdmans Publishing Company.
Sugiono, Simon Pieter, 2005, Papalele; Budaya Ekonomi Lokal, Salatiga : Tesis; Universitas Kristen Satya Wacana.
Syafuan Rozi dkk, 2006, Kekerasan Komunal: Anatomi dan Resolusi Konflik di Indonesia, Yogyakarta, Jakarta : Pustaka Pelajar dan Pusat Penelitian Politik – LIPI.
Trijono Lambang (Ed.), 2004, Potret Retak Nusantara: Studi Kasus Terhadap Konflik di Indonesia, Yogyakarta : CSPS Books.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.