RELEVANSI SIKAP PLURALIS YESUS DALAM INJIL LUKAS
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v2i2.39Kata Kunci:
pluralis dan Injil LukasAbstrak
Dalam konteks keberagaman, tetap saja ada sikap yang bertentangan dengan kenyataan itu.Keragaman masyarakat Indonesia dan Maluku khususnya terdiri dari berbagai agama, etnis dan ras juga menunjukkan terdapatnya persoalan keberagaman itu. Sikap eksklusif, konflik dan pertikaian yang menggunakan “baju agamaâ€, merebaknya aksi-aksi teroris, pengrusakan dan pembakaran sarana dan tempat ibadah, sikap saling curiga antar umat beragama (Islam dan Kristen) cukup membuktikan bahwa sikap pluralis yang diharapkan menjadi pilihan dalam konteks bermasyarakat di Indonesia dan Maluku khususnya masih jauh dari apa yang diharapkan. Belajar dari tokoh Yesus yang juga hidup dalam konteks kemajemukan, seorang Yahudi asli tetapi diri-Nya senantiasa dilukiskan sebagai yang berada didalam suasana konflik dengan para pemuka agama Yahudi.Praktek hidup Yesus sebagaimana yang dipotretkan oleh Kitab Lukas menjadi hal yang menarik dalam konteks keberagaman di Indonesia dan Maluku.Menurut  Lukas, sikap pluralis yang ditunjukkan Yesus yakni Yesus berpihak pada orang-orang miskin, Yesus sahabat kaum perempuan, Yesus sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Konkritnya yang membedakan kitab Lukas dengan Kitab Injil lainnya ialah cerita mengasihi musuh dan orang Samaria yang murah hati yang bagi penulis, Yesus mengajarkan suatu pola sikap baru, pola sikap yang pluralis yang bertindak tanpa pandang bulu, sampai pada musuh sekalipun.
Â
Unduhan
Referensi
Abineno, J.L.Ch, 2006.Yesus Dari Nazaret: Suatu Uraian Historis Alkitabiah.Jakarta:BPK Gunung Mulia.
Behlke, Robert R, 2001.Siapakah Yesus Sebenarnya.Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Boland, B.J., 2010.Tafsiran Alkitab Injil Lukas. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Duyverman, M.E., 2003.Pembimbing kedalam Perjanjian Baru.BPK Gunung Mulia, Jakarta.
Edwars, O.C., 2009.Injil Lukas Sebagai Cerita.Jakarta: BPK Gunung Mulia.
France, R.T., 2009.Yesus Sang Radikal: Potret Manusia Yang Disalibkan.Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hick, John, 1985.Problems Of Religious Pluralism. London: The Macmillan. 1982. God has many Names, Philadelphia: The New Mestminter Press.
Mujib Ibnu dan Rumahuru Yance Z., 2010.Paradigma Transformatif Masyarakat Dialog, Membangun Fondasi Dialog Agama-agama Berbasis Teologi Humanis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Peririn, Norman, 1982, The New Testament An Introduction. Second Edition, New York: Harcourt Brace Jovanovich.
Ruhulessin, John. Chr., 2005.Etika Publik: Menggali dari Pela di Maluku Tengah, Disertasi pada program Pascasarjana Program Studi Sosiologi Agama.UKSW:Salatiga Jelajah Pemikiran Etika Menuju Jalan Baru Etika Kristen di Indonesia.
Kamus
Browning,W.R.F., 2007.Kamus Alkitab.Jakarta:BPK Gunung Mulia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat.Departemen Pendidikan Nasional, 2008.Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid 1 dan 2, 1994. Yogyakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih
Unduhan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.