Mewariskan Keberpihakan Lewat Musik: Suatu Interpretasi Teologis yang Berpihak Kepada Penyandang Disabilitas terhadap Lagu “Flyâ€
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v5i2.54Kata Kunci:
Church music, popular culture, disability, fly songAbstrak
Musik gereja dalam agama Kristen adalah salah satu perangkat yang digunakan untuk menginternalisasikan nilai-nilai kepada umat. Akan tetapi, nilai yang diwariskan dalam musik cenderung diarahkan kepada relasi manusia dengan Tuhan (penyembahan), sehingga keberpihakan kepada isu sosial seperti keberadaan para penyandang disabilitas tidak mendapat tempat. Hal ini berbeda produk budaya populer, seperti musik pop yang giat menunjukan keberpihakannya kepada para penyandang disabilitas, semisal lagu Flykarya Avril Lavine. Makalah bertujuan untuk memperlihatkan keberpihakan musik pop kepada para penyandang disabilitas, sehingga komunitas religius seperti gereja dapat belajar untuk menjadi komunitas yang berpihak kepada penyandang disabilitas.Â
Unduhan
Referensi
Christiani, Tabita Kartika. “Problems and Challenges of Persons with Disabilities in Indonesia Society from Christian Perspective.†In Proceeding of the Workshop on Disability Discourse for Theological Institution in Indonesia,. Yogyakarta: Duta Wacana Christian University, 2011.
Creamer, Deborah Beth. “Disability Theology.†Religion Compass 6, no. 7 (2012).
Deflem, Mathieu. Lady Gaga and the Sociology of Fame. New York: Palgrave Macmillan, 2016.
Detweiler, Craig, and Barry Taylor. A Matrix of Meaning Finding God in Pop Culture. Michigan: Baker Academic, 2003.
Evans, Mark. Open up the Doors Music in the Modern Church. London: Equinox Publishing, 2006.
Kooij, R van, and Y. Tsalatsa. Bermain Dengan Api. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
Lynch, Gordon. Understanding Theology and Populer Culture. Malden: Blackwell Publishing, 2005.
Perascaldo, Fiona. “Thou Shalt Get Thy Praise On!: Analysis on the Conversion and Community Maintenance Powers of Contemporary Christian Music.†The Journal of Religion and Popular Culture 25, no. 2 (2013).
Sinulingga, Isabella Novsima. “Keindahan Dalam Disabilitas: Sebuah Konstruksi Teologi Disabilitas Intelektual.†Indonesian Journal of Theology 3, no. 1 (2015).
Sofijan, Dicky. Religion and Television in Indonesia: Ethics Surrounding Dakwahteiment. Geneva: Globethics.net, 2013.
Swinton, John. “From Inclusion to Belonging: Why ‘Disabled’ Bodies Are Necessary for the Faithfulness of the Church.†In Theology and the Experience of Disability: Interdisciplinary Perspectives from Voices Down Under, edited by Andrew Picard and Myk Habets. London: Routledge, 2016.
Vega, April. “Music Sacred and Profane: Exploring the Use of Popular Music in Evangelical Worship Services.†Journal of Religion and Populer Culture 24, no. 3 (2012).
Yong, Amos. “Running the (Special) Race: New (Pauline) Perspective on Disability and Theology of Sport.†Journal of Disability & Religion 18 (2014): 209–225.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.