Misi Rekonsiliasi dalam Konteks Kemajemukan Agama di Indonesia: Analisis Naratif Yohanes 20:19-23 dan Implikasi Misiologisnya
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v6i1.85Kata Kunci:
Gereja, Misi, Rekonsiliasi, Perdamaian, PluralismeAbstrak
Tulisan ini merupakan upaya untuk menelusuri kembali jejak-jejak awal pengutusan gereja yang terepresentasi melalui pengutusan para murid pada saat Yesus menampakkan diri kepada para murid dalam kisah Yohanes 20:19-23. Kajian ini bertujuan untuk menemukan gambaran orientasi pengutusan Gereja dan relevansinya dalam konteks kemajemukan di Indonesia. Kajian terhadap cerita penampakan diri Yesus kepada murid-murid dilakukan melalui pendekatan naratif dan berfokus pada unsur-unsur narasi seperti latar, tokoh dan penokohan, alur maupun aspek kontras yang muncul di dalam cerita. Selain itu, teks Yoh. 20:19-23 dianalisis menggunakan perspektif tahapan rekonsiliasi yang dikembangkan oleh Robert J. Schreiter. Studi ini menunjukkan bahwa berdasarkan kisah Yoh. 20:19-20 misi pengutusan gereja dapat dikembangkan dari misi tradisional ke misi rekonsiliasi. Pengutusan gereja bukan hanya dengan misi tradisional, seperti kristenisasi, melainkan pengutusan untuk misi rekonsiliasi dan perdamaian di dunia. Pengutusan gereja dengan misi rekonsiliasi dan perdamaian inilah yang penting dan harus dijalankan dalam konteks kemajemukan agama di Indonesia.
Unduhan
Referensi
Antone, Hope S. “New Paradigm Concepts of Mission.†Theologies And, 2008.
Artanto, Widi. Gereja Dan MisiNya: Mewujudkan Kehadiran Gereja Dan MisiNya Di Indonesia. Yogyakarta: TPK, 2015.
———. Menjadi Gereja Misioner Dalam Konteks Indonesia. Yogyakarta: TPK, 2008.
Barett, C. K. The Gospel According to St. John: An Introduction with Commentary and Notes on the Greek Text. 2nd ed. London: SPCK, 1978.
Bartlett, David. “Interpreting and Preaching the Gospel of John.†Interpretation 60, no. 1 (2006): 48–63.
Bartlett, David L. Pelayanan Dalam Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.
Barus, Armand. “Analisis Naratif: Apa Dan Bagaimana?†Forum Biblika, no. 9 (1999).
Bernard, J. H. A Critical and Exegetical Commentary on the Gospel According to St. John. Edinburg: T&T Clark, 1972.
Binz, Stephen J. The Passion and Resurrection Narratives of Jesus: A Commentary. Collegeville: Liturgical Press, 1989.
Borgias, Fransiskus. Saat-Saat Terakhir Hidup Yesus Menurut Yohanes. Jakarta: Fidei Press, 2012.
Brown, Raymond Edward. Kristus Yang Bangkit Pada Masa Paskah: Ulasan Tentang Kisah-Kisah Injil Mengenai Kebangkitan. Yogyakarta: Kanisius, 1995.
———. “The Gospel According to John/[1] I-XII.†The Anchor Bible Series 29 (1975).
———. The New Jerome Biblical Commentary. Prentice Hall, 1990.
Bultmann, Rudolf. The Gospel of John: A Commentary. Vol. 1. Wipf and Stock Publishers, 2014.
Carson, D. A. The Gospel According to John. Leicester: Intervarsity Press, 1991.
Chang, William. Berteologi Pembebasan. Yogyakarta: Kanisius, 2005.
Chatman, Seymour Benjamin. Story and Discourse: Narrative Structure in Fiction and Film. Ithaca & London: Cornell University Press, 1980.
Culpepper, R Alan. Anatomy of the Fourth Gospel: A Study in Literary Design. Fortress Press, 1983.
———. The Johannine School: An Evaluation of the Johannine-School; Hypothesis Based on an Investigation of the Nature of Ancient Schools. Michigan: Scholars Press, 1975.
Evans, C. F. Ressurection and the New Testament. London: SCM Press Ltd., 1970.
Gianto, Agustinus. Membarui Wajah Manusia: Kumpulan Ulasan Injil. Yogyakarta: Kanisius, 2006.
Hägerland, Tobias. “The Power of Prophecy: A Septuagintal Echo in John 20: 19-23.†The Catholic Biblical Quarterly 71, no. 1 (2009): 84–103.
Harun, Martin. Inilah Injil Yesus Kristus. Yogyakarta: Kanisius, 2000.
Hayes, John H, and Carl R Hollod. Pedoman Penafsiran Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.
Hendriks-Ririmasse, M. M. “Tuhan Itu Baik Kepada Semua Ciptaan.†For B-Ta 1 (2013).
Hendriks, I. W. J. “Diberdayakan Untuk Diutus: Suatu Pendekatan Sosio-Naratif Terhadap Markus 8:22-26 Dan 10:46-52.†In Kemurahan Allah Yang Mengampuni: Festchrift Dalam Rangka Ulang Tahun Ke-70 Pdt. Dr. A. N. Radjawane. Ambon: Galang Press, 2008.
Hunter, A. M. According to John. Philadelphia: Westminster, 1968.
Jacobs, Tom. Gereja Menurut Perjanjian Baru. Yogyakarta: Kanisius, 1988.
Kysar, Robert. John’s Story of Jesus. Philadelphia: Fortress Press, 1984.
Lindars, Barnabas. The Gospel of John. Grand Rapids Mich. & London: Wm. B. Eerdmans Publishing, 1982.
Moloney, Francis J. “The Gospel of John as Scripture.†The Catholic Biblical Quarterly 67, no. 3 (2005): 454–68.
Neyrey, Jerome H. The Resurrection Stories. Wipf and Stock Publishers, 2007.
Powell, Mark Allan. What Is Narrative Criticism? Minneapolis: Fortress Press, 1990.
Purwatma, Matheus. Komunitas Para Murid Demi Kerajaan Allah. Yogyakarta: Kanisius, 2014.
Schnackenburg, Rudolf. The Gospel According to St. John. Vol. 3. Seabury Press, 1980.
Schreiter, Robert. Pelayanan Rekonsiliasi: Spiritualitas Dan Strategi. Ende: Nusa Indah, 2001.
Schweizer, Eduard. Church Order in the New Testament. London: Wipf and Stock Publishers, 2006.
Senior, Donald. The Passion of Jesus in the Gospel of John. Collegeville: Liturgical Press, 1991.
Sudiarja, A. Agama Di Zaman Yang Berubah. Yogyakarta: Kanisius, 2006.
Suhartono, Martin. “Kasih Dalam Kisah Dan Kisah Dalam Kasih: Mendekati Kitab Suci Sebagai Narasi.†Rohani, no. 10 (1996).
Suwandi, Alex I. Penyembuhan Dalam Injil: Refleksi Dan Komentar-Komentar Biblis Atas Mujizat-Mujizat Penyembuhan. Jakarta: Obor, 2013.
Talbert, Charles H. Reading John: A Literary and Theological Commentary on the Fourth Gospel and the Johannine Epistles. New York: Crossroad Publishing Company, 1992.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.