PENGARUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SPIRITUALITAS KRISTEN PADA REMAJA DI ERA DIGITALISASI
DOI:
https://doi.org/10.37196/eexbn414Kata Kunci:
role of parents, Christian formation and development, childrenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran orang tua terhadap perkembangan spiritualitas Kristen pada remaja di zaman digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Sampel penelitian ini berjumlah 102 orang yang terdiri dari 5 orang tua dan 97 remaja usia 12 s.d. 18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua berpengaruh terhadap pembentukan dan perkembangan agama Kristen pada remaja. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien regresi linier sederhana sebesar 0,458 yang menunjukkan bahwa pengaruh peran orang tua terhadap perkembangan spiritualitas Kristen pada anak adalah sebesar 45,8%. Nilai determinasi total sebesar 0,202 menunjukkan bahwa 20,2% perkembangan spiritulitas Kristen pada anak hingga remaja dipengaruhi oleh orang tua, sedangkan sisanya sebesar 79,2% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak sesuai dengan model. Faktor-faktor lain tersebut yakni h lingkungan sekolah, lingkungan pergaulan, dan faktor internal gaya hidup yang dipengaruhi oleh digitalisasi yang dihadapi oleh mereka dalam era ini.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.