Perang Versus Bela Negara : Kajian Teologis Berdasarkan Perjanjian Lama
DOI:
https://doi.org/10.37196/3wq9cp21Keywords:
Bela Negara, Perang, Perjanjian LamaAbstract
Isu perang tampaknya tidak pernah usang oleh waktu karena masih menjadi realitas dunia saat ini. Artikel ini ditulis dengan tujuan memahami perang dalam Perjanjian Lama. Apakah peristiwa-peristiwa perlawanan bangsa Israel dengan bangsa lain dapat dikatakan perang atau justru lebih tepat dikatakan sebagai aksi bela negara. Selanjutnya, bagaimana implikasinya untuk orang Kristen masa kini khususnya di Indonesia. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan teologis untuk mengeksplorasi teks-teks PL yang berkaitan dengan perang. Hasil temuan yang diperoleh adalah pertama, perang dalam Perjanjian Lama merupakan bagian dari konteks sejarah kuno yang dinyatakan dalam wahyu yang progresif dan dalam konteks kovenan Allah-Israel. Kedua, perang dalam Perjanjian Lama bertujuan menggambarkan Allah sebagai Pahlawan Perang, yang berperan sebagai Pembela dan Pelindung utama bagi bangsa Israel. Ketiga, perang dalam Perjanjian Lama (PL) adalah wujud pemurnian umat Israel dari dosa penyembahan berhala yang dibawa oleh bangsa-bangsa lain. Dengan demikian, perang tidaklah menjadi hal yang normatif untuk orang Kristen saat ini, tetapi bela negara adalah kewajiban sebagai bentuk pengabdian kepada negara kesatuan Republik Indonesia yang dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip Alkitab.References
Eunike Anggraeni Susilo, and Yonatan Alex Arifianto. “Membingkai Bela Negara Dan Sikap Patriot Bangsa Melalui Pendidikan Agama Kristen Di Indonesia.” Metanoia 5, no. 1 (2023). https://doi.org/10.55962/metanoia.v5i1.96.
Fangidae, Tony Wiyaret. “Gambar Allah Yang Problematis: Meninjau Ulang Gambar Allah Pada Kitab Suci Ibrani.” BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 5, no. 1 (2022): 172–96. https://doi.org/10.34307/b.v5i1.308.
———. “Meninjau Ulang Teks Perang Dalam Kitab Suci Ibrani.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat 8, no. 2 (November 2021): 141–57. https://doi.org/10.33550/sd.v8i2.244.
Hutahean, Wendy Sepmady. Kepemimpinan Dalam Perjanjian Lama, (Malang, Ahlimedia Press). Ahlimedia Book, 2020.
Intan, Benyamin F. “Sikap Kekristenan Terhadap Perang Dan Perdamaian.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat 9, no. 1 (2022): 55–81. https://doi.org/10.33550/sd.v9i1.301.
Loba, Klementius Anselmus, Silvana Natalia Nainggolan, Stefanus Gale, and Indra Tanureja. “Trilogi Kekerasan Dalam Perjanjian Lama: Membongkar Pemahaman Umat Beriman Tentang Kekerasan Manusia, Kekerasan Ilahi, Dan Kekerasan Doa.” Kamasean: Jurnal Teologi Kristen 4, no. 2 (2023): 167–86.
Prianto, Robi. “Tradisi Perang Suci Dalam Perjanjian Lama.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 5, no. 1 (2021): 117–35. https://doi.org/10.51828/td.v5i1.115.
Purnomo, O F M, and others. “Kadesh-Barnea: Oasis Pemurnian Sebuah Bangsa.” Wacana Biblika 21, no. 3 (2021): 99–107.
Rini Novita Kristiani. “Membangun Sikap Bela Negara Dengan Nilai Pancasila Dalam Ruang Lingkup Masyarakat Masa Kini.” Jurnal Pancasila Dan Bela Negara 2, no. 2 (2022): 33–40.
Ruddy Angkouw Sekolah Tinggi Alkitab Batu, Semuel, and Daniel Supriyadi Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala. “Bela Negara Dalam Persepektif Iman Kristen Sebagai Makna Ketundukan Terhadap Pemerintah.” Jurnal Antusias 6, no. 2 (2021): 150–64.
Tan Lie Lie, Yonatan Alex Arifianto dan Reni Triposa. “Aktualisasi Pancasila Dalam PAK: Penguatan Bela Negara Dan Jati Diri Bangsa Menghadapi Superioritas Dan Fundamentalisme Atas Nama Agama.” Jurnal Teologi Berita HidupBerita Hidup 4, no. 2 (2022): 294–308.
Tim Redaksi KBBI. “‘Bela’,’Perang’, ‘Negara.’” KBBI online, 2016. https://kbbi.kemdikbud.go.id/.
Tugabus, Steven. “Makna Kepemimpinan Daud Dalam Perjanjian Lama.” KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat 1, no. 1 (2020): 56–67.
Yohanes, Hendra. “Tinjauan Kritis-Multifaset Terhadap Tuduhan Genosida Atas Catatan Penaklukan Kuno Tanah Perjanjian.” Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 18, no. 2 (2019): 107–23. https://doi.org/10.36421/veritas.v18i2.332.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.











