IMPLEMENTASI TEOLOGI ETOS KERJA DALAM BUDAYA KERJA KEMENAG RI UNTUK MENANGANI MACHIAVELLIANISME DALAM SISTEM PEMERINTAHAN RI
DOI:
https://doi.org/10.37196/10ndbh62Abstract
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan impelementasi budaya kerja pusdiklat tenaga teknis pendidikan dan keagamaan kementrian agama RI yang tampaknya biasa saja, tetapi kasus fenomena penyimpangan berupa Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) masih terjadi. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus pada kasus penipuan PNS di Cilegon, tulisan ini akan mengungkapkan bahwa fenomena penipuan yang dilakukan oleh seorang Apartur Sipil Negara (ASN) dalam ruang lingkup Kementrian Agama (Kemenag) RI merupakan contoh nyata fenomena KKN yang seringkali terjadi dan dianggap normal dalam ruang lingkup pemerintahan walaupun banyak terjadi tetapi jarang diungkapkan, seperti fenomena gunung es. Temuan dalam tulisan ini terbagi atas tiga bentuk, yakni (1) Implementasi teologi etos kerja sudah nampak dari budaya kerja pusdiklat tenaga teknis keagamaan kementrian agama RI yang berlaku di seluruh kantor Kemenag RI baik di pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. (2) Namun, kasus penipuan PNS di Cilegon oleh oknum ASN merupakan bentuk dari Machiavellianisme. Fenomena ini membuktikan bahwa Kemenag RI sebagai institusi keagamaan dalam ruang lingkup pemerintahan saja belum mampu memaknai teologi etos kerja secra optimal, yang memungkinkan instansi lain dalam ruang lingkup pemerintahan di Indonesia juga akan melegalkan perilaku tersebut. (3) Refleksi teologi etos kerja sebagai bertujuan untuk reimplementasi budaya kerja di seluruh instansi pemerintahan di Indonesia, agar memperbaiki pola pikir dan mengutuk tindakan KKN dalam instansi pemerintahan sebagai perbuatan keji yang seharusnya dihindari.
References
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.











