RESENSI BUKU : ASIAN BIBLICAL HERMENEUTICS AND POSKOLONIALISM; CONTESTING THE INTERPRETATIONS
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v2i1.35Keywords:
.Abstract
Buku Asian Biblical Hermeneutics and Poskolonialism; Contesting the Interpretations ditulis oleh R.S.Sugirtharajah, seorang Profesor di bidang Biblical Hermeneutic. Ia lahir di Sri Lanka dan memiliki pendidikan pascasarjana di India dan Inggris. Sebagai seorang pakar di bidang Biblical Hermeneutic tentu banyak karya telah dihasilkannya yang berhubungan dengan studi Alkitab. Dua karya yang dirintisnya dan sangat di kenal dunia adalah teori kritis tentang studi Alkitab yaitu postcolonial criticism dan perhatiannya pada marginal interpretative voice dengan bukunya yang sangat terkenal yaitu Voices from the Margin.
Buku Asian Biblical Hermeneutics and Poskolonialism; Contesting the Interpretations yang merupakan kumpulan esai dari hasil penelitiannya di India. Tesis yang didikembangkannya adalah sebuah pendekatan hermeneutik Alkitab yang dirasa lebih cocok untuk dikembangkan di Asia. Pendekatan hermeneutik ini dipakainya untuk menentang pendekatan hermeneutik lain yang sudah dikembangkan sebelumnya. Buku ini dibagi atas dua bagian. Bagian pertama terdiri dari empat bab dan bagian kedua, tiga bab. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa kolonialisme telah memainkan peran yang penting pada interpertasi terhadap tradisi keagamaan baik Hindu  maupun Kristen di India selama dan setelah Inggris berkuasa.
Downloads
References
.
Downloads
Issue
Section
License
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.