MUSIK SEBAGAI MEDIA BERBAGI IMAN
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v3i1.46Keywords:
Musik, media, imanAbstract
Musik merupakan salah satu media bukan hanya digunakan oleh orang-orang Kristen dalam peribadahan, tetapi juga untuk berbagi iman. Orang-orang Kristen sebaiknya menggunakan musik untuk  mengembangkan salah satu bentuk dari spiritualitas kristiani, yakni melayani semua orang dan mengarahkannya kepada Kristus.
Downloads
References
Ruck, John. et. al. Jemaat Misioner: Membawa kabar Baik dalam Masyarakat Majemuk abad XXI (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih).
Van Dyke, Hendry.,1930. “Music as an Aid to Faith†dalam Stanley Armstrong Hunter.editor. Music and Religion, New York: Abingdon Press.
Hunt.,T. W. 1987. Music in Missions: Dicipling Throuhg Music, Nashville: Broadman Press.
Cheslyn Jones, Geoffrey Wainwright, and Edward Yarnold. Editors. 1978.The Study of Liturgy, New York: Oxford University Press.
Radocy, Rudolf F. and J. David Boyle, 1979.Psychological Foundations of Musical Behavior, Springfield: Charles C. Thomas Publisher.
Johansson.Calvin M.,1992. Discipling Music Ministry: Twenty-first Century Directions,Massachusetts: Hendrickson Publishers Inc.
Fowler, James W. Fowler.,1981.Stages of Faith: The Psychology of Human Development and the Quest for Meaning, San Francisco: Harper & Row Publishers.
Widi, Artanto.,1997. Menjadi Gereja Misioner dalam Konteks Indonesia, Jakarta: BPK Gunung Mulia dan Kanisius: Yogyakarta.
Downloads
Issue
Section
License
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.