Politisasi Doa: Menalar Pilihan Politik Abraham Terhadap Sodom
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v5i2.79Keywords:
Doa, otoritas, kewenangan mutlak, ketulusan, politis.Abstract
Doa sering dijadikan sebagai sarana untuk memohon sesuatu kepada Tuhan. Dalam doa, sang pendoa menyampaikan berbagai hal terkait dengan niat, motivasi dan tujuannya berdoa. Dalam meresponi setiap doa, Tuhan memiliki otoritas untuk menjawab atau tidak menjawab doa-doa itu. Ia memiliki kewenangan mutlak yang tidak dapat diintervensi oleh siapa pun. Â Abraham menyadari bahwa Sodom dan Gomora berada dalam ambang penghancuran dari Tuhan. Karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali memohon kepada Tuhan dalam doa. Pada akhirnya, permohonan Abraham tidak merubah rencana Tuhan menghukum Sodom dan Gomora. Walau demikian, itu tidak menjadi alasan agar Abraham tidak berdoa. Abraham berdoa agar, jika berkenan, Tuhan membatalkan rencana penghancuran Sodom dan Gomora. Dua catatan kritis mewarnai doa Abraham: Abraham berdoa dengan motivasi yang tulus atau sebuah ekpresi politis sebagai wujud keberpihakan kepada Sodom dan Gomora?
Downloads
References
Araya, Victorio, God of The Poor, The Mystery of God in Latin American Liberation Theology, Translated: Robert R. Barr, (New Yor:Orbis Boosk, 1987)
Bertz, Jan Christian, Angelika Berlejung, Konrad Schmid, Markus Witte, Purwa Pustaka, Eksplorasi ke Dalam Kitab-kitab Perjanjian Lama dan Deuterokanonika, Terj. Robert Setio dan Atdi Susanto, (Jakarta : BPK Gunung Mulia, 2017).
Budi Kleden, Paul, Memasang Panggung ke Masa Depan-Menyisir Jejak Masa Lampau, Menyimak Filsafat Sejarah Walter Benjamin, dalam Frans Ceunfin & Felx Baghi (Ed.) Mengabdi Kebenaran, Penghormatan untuk P. Jozef Pieniazek, SVD, pada HUT ke-80, (Maumere:Ledalero, 2005).
Coote, Robert B., dan David Robert Ord, Sejarah Pertama Alkitab, Dari Eden hingga Kerajaan Daud berdasarkan Sumber Y, Terj. Nico Likumahuwa dan Dona Hattu, (Jakarta – Salatiga : BPK Gunung Mulia – Universitas Kristen Satya Wacana, 2015).
Daulay, Richard, Kekristenan dan Politik, Percikan Pergumulan Rangkap Seorang Pendeta, (Jakarta:Waskita Publishing), 2013).
De Gruchy, John W., Agama Kristen dan Demokrasi, Terj. Martin Lukito Sinaga, (Jakarta:BPK Gunung Mulia, 2003),
Haba, John, Pendekatan Kualitatif, Sebuah Pengantar, dalam Robert Setio, Julianus Mojau, Yusak Soleiman, H. Ongirwalu (Peny.), “Metodologi Riset Ilmu Teologi†Prosiding Studi Institut dan Metodologi Riset Ilmu Teologi, (Jakarta – Tomohon : Persetia – Fakultas Teologi UKIT Tomohon, 2012)
Jacobs, Tom, Teologi Doa, (Yogyakarta:Kanisius, 2004)
Konrad, Konrad, Rasionalisasi dan Penemuan Ide-ide, (Jakarta : Pustaka Prestasi, 2008).
Kristiyanto, Edy Kristiyanto, Sakramen Politik, Mempertanggungjawabkan Memoria, (Yogyakarta:Lamalera, 2008)
Kutha Ratna, Nyoman, Metodologi Penelitian, Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora pada Umumnya, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar)
Saint Augustine, Confessions, Terj. R.S Pine-Coffin, (England:Penguin Books, 1987)
Shenn, Fulton J., Hidupmu Layak Dihidupi, Filsafat Hidup Kristiani, Terj. R. F. Bhanu Viktorahadi, (Yogyakarta : Kanisius, 2017)
Siahaan, Harls Evan R., Merefleksikan konsep Proto-Logos dalam membangun dan meningkatkan kegiatan Publikasi Ilmiah di Lingkungan Sekolah Tinggi Teologi, dalam Jurnal BIA, Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, Vol. 1, No. 2, Desember 2018, (Rantepao:STAKN Toraja, 2018)
Smith, Linda Smith dan William Raeper, Ide-ide Filsafat dan Agama, Dulu dan Sekarang, (Yogyakarta : Kanisius,2000).
Yancey, Philip Yancey, Doa: Bisakah Membuat Perubahan, Terj. Peusy Intan Paat, (Jakarta:BPK Gunung Mulia, 2015).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.