FENOMENA KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KOTA AMBON
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v3i2.11Abstrak
Kekerasan adalah sebuah fenomena sosial yang seakan muncul tanpa ada ujungnya. Kekerasan dalam konteks sosial dilatarbelakangi oleh berbagi masalah. Masalah politik, hukum, ekonomi, disharmonisasi relasi sosial, SARA, etika lingkungan, masalah budaya seringkali menjadi cikal bakal terjadinya kekerasan. Dalam konteks tulisan ini kekerasan kepada anak menjadi perhatian utama karena anak merupakan anugerah Allah yang ditiitpkan kepada sebuah keluarga, dalam sebuah ikatan pernikahan yang kudus, dengan tanggung jawab untuk mendidik, menjaga/memelihara menjadi anak yang berkualitas baik dari sisi jasmani maupun rohani. Dari konteks ini “seakan†bagi sebagian masyarakat anak “tidak/kurang†dipandang sebagai anugerah dan titipan Allah dalam sebuah keluarga. Oleh karena itu anak selalu menjadi objek untuk sebuah tindakan kekerasan atas dasar dan motif yang beragam. Anak cenderung dieksploitasi untuk kepentingan dan kebutuhan tertentu dari orang dewasa. Anak merupakan pewaris terhadap sebuah generasi baru. Sebagai pemegang hak waris terhadap sebuah generasi baru, seharusnya anak mendapat perlakuan yang “istimewa†baik dari aspek jasmani maupun rohani. Kekerasan terhadap anak adalah sebuah wujud nyata pembunuhan karakter terhadap pemegang hak waris sebuah generasi. Fenomena kekerasan di Ambon adalah sebuah bentuk ketidakadilan yang masif, sehingga daripadanya harus mendapat perhatian serius dari semua elemen masyarakat. Persoalan pendidikan, ekonomi serta penegakan hukum haruslah menjadi konsentrasi pemerintah dan lembaga keagamaan. Dilain sisi, peran keluarga sebagai benteng pertama dalam menghadang kekerasan kepada anak harus maksimal, disertai juga dengan peran masyarakat secara umum sebagai benteng kedua.Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.
Referensi
Ahmad Sahroji Data KPAI – Kekerasan Kepada Anak. Artikel KPAI Selasa 21 November 2017.
Egi Prastyo (ed). 2016. Tinjauan Filosofis di Indo :berdasarkan Teori Sistim Sosial – Talcott Parsons. Yogyakarta: Pascasarjana UGM.
Harianto GP. 2014. Pendidikan Agama Kristen dalam Alkitab dan Dunia Pendidikan Masa Kini, Jakarta: Andi Publisher.
Robert Boelkhe, 2000. Sejarah Perkembangan pikiran dan praktek pendidikan Agama Kristen, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Th. Van den End. 2015. Ragi Carita 1-gereja di Indonesia Tahun 1500-1850 – an, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Unduhan
Diterbitkan
2017-12-01
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.
Cara Mengutip
FENOMENA KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KOTA AMBON. (2017). KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 3(2), 148-162. https://doi.org/10.37196/kenosis.v3i2.11