IMPLEMENTASI TEOLOGI INTERKULTURAL DALAM FALSAFAH SALLOMBENGANG DI SEKO, SULAWESI SELATAN

Penulis

  • Sait Sait INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI (IAKN) TORAJA

DOI:

https://doi.org/10.37196/2xxnr492

Kata Kunci:

Teologi Intercultural, Sallombengang, Agama, Budaya Dan Toleransi.

Abstrak

Indonesia adalah negara majemuk yang kaya akan keberagaman budaya dan agama. Penelitian ini bertujuan meninjau budaya Sallombengang sebagai kearifan lokal dalam masyarakat Seko, Sulawesi Selatan, untuk membangun teologi interkultural. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan secara spesifik menggunakan pendekatan fenomenologi. Tulisan ini menegaskan tiga temuan yakni (1) Falsafah Sallombengang di Seko, Sulawessi Selatan merupakan bentuk dari praktik teologi interkultural yang terbingkai sebagai ajaran atau pesan profetik Roka bagi masyarakat Seko dalam membangun kehidupan yang bebas dari konflik. (2) Teologi interkultural yang dimaknai dalam tradisi Sallombengang menunjukan perbedaan agama dan budaya bukan sebagai hambatan, tetapi sebagai sumber kekayaan yang dapat dikelola dalam menciptakan tatanan kehidupan yang harmonis. (3) Melalui prinsip-prinsip dialog, saling menghargai antarumat beragama, dan gotong-royong, Sallombengang di Seko menjadi sarana dalam menciptakan tatanan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan inklusif. Dengan demikian, tradisi ini memberikan kontribusi bagi perkembangan teologi interkultural di Indonesia. 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Hollenweger Walter J.The Pentecostals; the charismatic movement in the churches, London: SCM Press, 1972

Hollenweger Walter J, Pentecostalism: Origins and Developments Worldwide.

Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru, 1986.

L.Marten. Sinaga Misiologi Kontekstual: Th Kobong Dan Pergulatan Kristen Lokal Di Indonesia, Jakarta: Unit Publikasi Dan Informatika STT Jakarta Bekerja Sama Dengan Gereja Toraja, 2000.

Maleong Lexi J., Metode Peneliian Kualitatif,Bandung: Remaja Rosdakarya, 1989

Ngelow Zakaria J., Masyarakat Seko Pada Masa DI/TII, Yayasan Ina Seko Makassar, 2008

Panikkar Raimondo, Dialog Intrareligius. Yokyakarta: Kanisius 1994.

Riyanto Armada, Dialog Interreligius, Yokayakarta: Kanisius 2010.

Setiabudi, Natan sikap dan pemikiran kritis, tahun 2004.

Wawancara dengan Musliadi, 19 November 2024.

Edwin (majelis jemaat GT Jemaat Sion Pohoneang) 19 November 2024.

Wawancara dengan Musa Derita, 19 November 2024.

Wawancara dengan Sumardi, 20 November 2024

Diterbitkan

2025-07-23

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI TEOLOGI INTERKULTURAL DALAM FALSAFAH SALLOMBENGANG DI SEKO, SULAWESI SELATAN. (2025). KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 11(1). https://doi.org/10.37196/2xxnr492