ZIPORAH, MARIANCE DAN ALETHA (Sebuah Upaya Menghadirkan Dialog Kreatif antara Ziporah dari Midian dengan Mariance dan Aletha dari Timor-Nusa Tenggara Timur)
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v5i1.58Keywords:
Patriarchy, self-empowerment, community-empowermentAbstract
Patriakhi menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua. Dalam lingkaran patriakhi yang demikian, seringkali nilai hidup, kisah, dan pengalaman perempuan dipandang kurang berharga dibandingkan laki-laki. Sebagai salah satu produk patriakhi, Alkitab menghadirkan sedikit sekali kisah perempuan yang berpengaruh dalam komunitas. Kalaupun ada, kisah-kisah perempuan dalam teks Alkitab sering berada di bawah bayang-bayang laki-laki. Kisah Ziporah dalam kitab Keluaran, misalnya, menunjukan dengan jelas bahwa sekalipun ia berperan penting dalam perjalanan kehidupan Musa, kisah tentang dirinya menghilang dalam pasal selanjutnya dalam Keluaran 4. Tidak ada kisah tentang Ziporah dalam teks-teks selanjutnya dalam Keluaran dan semua kisah Keluaran hanyalah tentang Musa dan pelayanannya lalu Ziporah menghilang. Meskipun demikian, Ziporah memberi makna pada tindakan penyelamatan yang ia kerjakan kepada Musa dengan menyebut Musa sebagai pengantin darah. Rupanya, Ziporah bukanlah satu-satunya perempuan yang narasi hidupnya dilupakan atau sengaja dihilangkan sebab perempuan-perempuan di Timor juga mengalami hal yang sama. Dalam situasi yang kurang menguntungkan itu, perempuan-perempuan ini tetap memainkan peranan strategis dalam komunitasnya dan menemukan ruang-ruang untuk pemberdayaan diri dan pemberdayaan komunitas.
Downloads
References
G. Johannes, Botterweck, Helmer Ringgren, and Heinz-Josef Fabry, eds. Theological Dictionary of the Old Testament, Vol 15. Germany: Wiliam B. Eerdmans Publishing Co, 1986.
Houtman, Cornelis. Exodus. Kampen: Kok Publishing House, 1993.
Hyatt, J. Philip. Commentary On Exodus. London: Blundell House, 1971.
Kwok, Pui-lan. Postcolonial Imagination & Feminist Theology. Louisville Kentucky: Westminster John Knox Press, 2005.
Oliver, Kelly. Family Values Subject between Nature and Culture. New York: Routledge, 1997.
Silverrnan, Eric Kline. From Abraham To America A History of Jewish Circumcision. Rowman&Littlefield Publishing Group, 2006.
Vangemeren, Willem A., ed. New International Dictionary of Old Testament Theology and Exegesis, Vol. 2. Michigan: Zondervan Publishing House, 1997.
Wetangterah, Liliana. “G.†In Menolak Diam: Gereja Melawan Perdagangan Orang, edited by Mery Kolimon, 366. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.
Willis, John T. Yahweh and Moses in Conflict: The Role of Exodus 4:24-26 in the Book of Exodus. Bern: Peter Lang AG International Academis Publisher, 2010.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.