Kajian Etika Anti-Kekerasan terhadap Peran Tradisi Mandome Garanggaran Masyarakat Talaud dalam Mendorong Perdamaian Sosial
DOI:
https://doi.org/10.37196/kenosis.v9i2.643Keywords:
Anti-violence, Mandome Garanggaran, Talaud Society, PeaceAbstract
Tulisan ini mempresentasikan kajian etika anti-kekerasan oleh Benhard Hairing dan Malcolm Brownlee terhadap tradisi Mandome Garanggaran masyarakat Talaud di Sulawesi Utara. Mandome Garanggaran adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Talaud dalam menyelesaikan permasalahan sosial tanpa kekerasan. Ada dua simbol yang digunakan dalam tradisi Mandome Garanggaran yaitu api yang diartikan sebagai hati yang panas dan air yang menyejukkan hati yang panas. Air dipakai untuk memadamkan api sebagai simbol selesainya perselisihan dalam masyarakat. Tradisi Mandome Garanggaran dilaksanakan setiap tahun pada bulan November. Dalam praktiknya, tradisi Mandome Garanggaran menunjukkan nilai penghargaan terhadap sesama manusia yang memiliki harkat dan martabat setara serta penerimaan terhadap perbedaan. Masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam tradisi Mandome Garanggaran melakukannya atas dasar kesadaran akan tanggung jawab untuk mewujudkan kehidupan bersama yang harmonis. Teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara semi terstruktur, observasi non-partisipatoris dan studi pustaka. Hasil analisa menunjukkan bahwa tradisi Mandome Garanggaran adalah media perdamaian sosial yang efektif bagi masyarakat Talaud karena di dalamnya dapat ditemukan nilai-nilai etika anti-kekerasan yang berakar dalam pemahaman individu, komunitas, serta dewat adat dalam menciptakan kehidupan yang harmonis di Talaud.
Downloads
References
Bernard; C.SS.R. Haring. The Law of Christ - Moral Theology for Priests and Laity Volume II. The Mercier Press, 1963.
Bevan Edwyn. Symbolism and Belief. London: McIntosh Press, 1962.
Brownlee Malcolm. Pengambilan Keputusan Etis Dan Faktor-Faktor Didalamnya. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1981.
Cotta-sch, Michael Von. Collected Orations of Pope Pius II. Edited and Translated by Michael von Cotta-Schönberg. Vol. 4: Orations 14-20 (1450-1452 ). 4th Version To Cite This Version: HAL Id : Hal-01588891 Collected Orations of Pope Pius II . Edited and Translated by Michael von Cotta-Schönberg. Vol. 4, 2019.
Darmalaksana, Wahyudin. “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka Dan Studi Lapangan.” Pre-print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2020): 1–6.
Darmawan, Oksimana. “PENANAMAN BUDAYA ANTI KEKERASAN SEJAK DINI PADA PENDIDIKAN ANAK MELALUI KEARIFAN LOKAL PERMAINAN TRADISIONAL (Instill Anti-Violence Culture At Early Stage of Children Education Through Local Wisdom Of Traditional Games).” Jurnal HAM 7, no. 2 (2016): 111.
Di, Skriflig, and Luce Verbi. “Teologi Dan Budaya Dalam Dialog Menuju Afrika Selatan Multi-Agama Dan Multi-Budaya Yang Harmonis” (1994): 1–9.
Douma, J. Kelakuan Yang Bertanggung Jawab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
Dillistone F. W. Daya Kekuatan Simbol: The Power Of Symbols. Yogyakarta: Kanisius, 2002.
Gereja, Bapa. “Antarbudaya Dalam Membangun Perdamaian Dan Saling Membangun (Rm 14 : 19 )” (2012): 1–8.
Gunadi, Ipel. “Konsep Etika Menurut Franz Magnis Suseno.” Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (2017): 1–81. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9807/1/PDF DIGABUNG KESELURUNAN ISI.pdf.
Islaudin Muhammad et al., “TRADISI WEH-WEHAN MASYARAKAT KALIWUNGU” 18, No. 2 (2022): 94–101.
Pattiasina, Sharon Michelle O, Izak Y M Lattu, and Ebenhaizer I Nuban Timo. “PEREMPUAN DAN LIMINALITAS PERDAMAIAN: Hubungan Islam-Kristen Dalam Liminalitas Simbolik Kain Gandong Di Maluku.” PALASTREN Jurnal Studi Gender 11, no. 2 (2018): 205.
Rahmadi, Takdir. Mediasi : Penyelesaian Sengketa Melalui Pendekatan Mufakat. Depok: Rajawali Pers, 2017.
Rukiyanto, B. Agus, Ignatia Esti Sumarah, F. X. Dapitanta, and Yoseph Kristianto. Semakin Menjadi Manusiawi, Teologi Moral Masa Kini, 2014.
Sakirin, Ahmad. “Mengenal Pluralisme Disintegratif Menuju Pluralisme Integratif Masyarakat Beda Agama Di Kelurahan Karang, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri.” Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains 3, no. 2 (2018): 179–198.
Sari, Milya, and Asmendri. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dalam Penelitian Pendidikan IPA.” Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA 2, no. 1 (2018): 15. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/naturalscience/article/view/1555/1159.
Sobon, Kosmas. “Etika Tanggung Jawab Emmanuel Levinas.” Jurnal Filsafat 28, no. 1 (2018): 47.
Suhartono, Irawan. Metode Penelitian Sosial: Suatu Teknik Penelitian Bidang Kesejahteraan Sosial Dan Ilmu Sosial. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1995.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal KENOSIS ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA), yang berarti Jurnal KENOSIS tidak memiliki tujuan komersial, berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.