PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MANTAN NARAPIDANA (Suatu Kajian Fenomenologi pada Masyarakat Latuhalat, Ambon, Maluku)

Penulis

  • Milda M.O. Latuputty Pastoral Konseling IAKN Ambon

DOI:

https://doi.org/10.37196/nojisok.v1i1.166

Abstrak

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan memahami pandangan masyarakat Latuhalat terkait mantan narapidana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data  diperoleh berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi pelaksanaan penelitian di Negeri Latuhalat. Penentuan informan dilakukan dengan cara memilih dari unsur masyakat, mantar narapidana dan keluarga dari mantan narapidana, dengan pertimbangan bahwa informan yang dipilih adalah informan yang mengetahui dan memahami permasalahan yang akan diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi sosial yang tercipta antara seorang mantan narapidana dengan masyarakat sekitar perlu di lakukan secara kontinyu dan/atau intensif. Sebab masih ada masyarakat yang mempunya stigma negatif terhadap mereka para mantan narapidana, meskipun ada juga yang memandang mereka positif. Namun, jika hal itu terus berlanjut, bukan tidak mungkin para napi akan terganggu sikologinya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Himpunan Peraturan Perundang-undanagan Tentang Lembaga Pemasyarakatan. Jakrta 1999.

Budimansyah dan Suryadi. (2008). PKN dan Masyarakat Multikultural. Bandung : Prodi Pasca Sarjana UPI

Chalid Narbuka dan Abu Ahmadi. (2001). Metodologi Penelitian. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Hadari, Nawari H. (1983). Metode Penelitian Bidang Sosial. Jakarta: Gadja Madha Univ Press.

Herman,Wasinto. (1995). Pengantar Metodologi Penelitian. Jakarta: Gramedia.

Mutakin. (1998). Studi Masyarakat Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sondang, P. Siagan. (1989). Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta: Rineka Cipta.

Diterbitkan

2020-06-26