PELABELAN PERAN PEREMPUAN SEBAGAI IBU RUMAH TANGGA

Penulis

  • Hesye Juliana Nunumete

DOI:

https://doi.org/10.37196/nojisok.v2i2.261

Abstrak

Artikel ini memotret aktifitas perempuan dalam kehidupan rumah tangga yang belum mendapat penghargaan maksimal. Ibu rumah tangga adalah perempuan yang telah menikah yang beraktifitas domestik untuk membangun harmonisasi ketahanan keluarga. Ditengah perkembangan globalisasi saat ini peran ibu rumah tangga masih sering tidak dianggap atau terabaikan sebagai sebuah pekerjaan oleh sebagian orang. Dalam kajian ini, ibu rumah tangga selalu diidentikkan diranah domestik yang tidak menghasilkan nilai ekonomi perlu menjadi pertimbangan kembali. Melalui tulisan ini, penulis ingin memberi semangat kepada perempuan berprofesi ibu rumah tangga agar tetap optimis menjalani peran sebaik baiknya. Semoga investasi waktu dan tenaga seorang ibu rumah tangga dapat terbayarkan dengan melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas mempunyai kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Dwijayannti, J. (1999). Perbedaan Motif Antara Ibu Rumah Tangga Yang Bekerja Dan Yang Tidak Bekerja Dalam Mengikuti Sekolah Pengembangan Pribadi Dari Jhon Robert Power. Media Psikologi Indonesia , 14 (55)

Gadis Arivia., Feminisme : Sebuah Kata hati, (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2006).

Hochwarker, & Wayne, A. (2003). Emotional and Physiological Processes and Positive Intervention Strategies. Social Influence And Job Stress: Direct, Intervening, And Non-Linear Effects, in Pamela L. Perrewe, Daniel C. Ganste , 3.

Julia Cleves Mosse,Gender Dan Pembangunan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007).

Kartono, K. (2011). Psikologi Wanita Jilid II (Mengenal Wanita Sebagai Ibu dan Nenek). Bandung: Mandar Maju.

Sofia Farzanah, “Riuh Isu Gender dan Kekhawatiran Masyarakatâ€.dikutip dari Kompasiana.com

Diterbitkan

2021-12-30