Framing Pemberitaan Dugaan Penistaan Agama Selebgram Oklin Fia
DOI:
https://doi.org/10.37196/nojisok.v5i1.1043Abstrak
This research aims to find out, observe and analyze how the framing was carried out by the online media detik.com and tribunnews.com in reporting the alleged blasphemy case of Selebgram Oklin Fia and to make a comparison between the two media. There were 4 news samples studied for each online media. . This research method uses a descriptive qualitative approach with a framing model from Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki, while the data analysis technique used in this research is analysis from Milles and Huberman. The results of this research show that the media detik.dom and tribunnews.com have differences in reporting something. Researchers can conclude that detik.com media is more detailed and focused in reporting cases. Meanwhile, researchers at tribunnews.com media concluded that the media did not focus too much on the cases being reported and tended to use sentences and images that could lead to negative opinions among readers.Unduhan
Referensi
Abdul, Aziz. “Teknik Analisis Data Analisis Data,” 2020, 1–15.
Al-Fauzan, Shalih Bin Fauzan. Kitab Tauhid. Jakarta: Ummul Qura, 2015.
Anggi Muliawati. “Polisi Bakal Minta Keterangan MUI Dan Ahli Soal Konten Jilat Es Krim Oklin Fia.” detik.com, 2023. https://news.detik.com/berita/d-6882195/polisi-bakal-minta-keterangan-mui-dan-ahli-soal-konten-jilat-es-krim-oklin-fia.
Artika, Bela, Indrawati, and Anang Walian. “Analisis Framing Pemberitaan Pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat Di Kompas.Com.” Tabayyun Volume 4 N (2023).
Aziz, Abdul. “Pandangan Islam Terhadap Pasal Penistaan Agama.” Jurnal Istidlal Volume 2, (2018).
Efendi, Hasrat Samosir, Anang Anas Azhar, and Fuad Akbar. “Analisis Framing Berita Vonis Kasus Penistaan Agama Di Media Online Republika.Co.Id Dan Detik.Com.” AT-BALAGH Volume 2 N (2018).
Fasya, Arina. “Awas KBGO: Akun Fake Media Sosial Yang Mengancam Perempuan.” Wellsharing, 2023. https://wellsharing.id/kolom/isu-gender/awas-kbgo-akun-fake-media-sosial-yang-mengancam-perempuan/.
Firdha Ustin. “Lihat Konten Oklin Fia Jilat Es Krim, Ustaz Khalid Basalamah: Dia Menistakan Agama Hingga Pornografi.” Tribunnews.com, 2023. https://aceh.tribunnews.com/2023/08/25/lihat-konten-oklin-fia-jilat-es-krim-ustaz-khalid-basalamah-dia-menistakan-agama-hingga-pornografi?page=3.
Grandyos Zafna. “MUI Soal Konten Oklin Fia: Bukan Penistaan Agama, Tapi Tak Pantas.” detik.com, 2023. https://news.detik.com/berita/d-6902442/mui-soal-konten-oklin-fia-bukan-penistaan-agama-tapi-tak-pantas.
Jaya, Dadang. “Gender Dan Feminisme: Sebuah Kajian Dari Perspektif Ajaran Islam Gender and Feminism: A Research from the Perspective of Islamic Studies.” Ahwal Al-Syakhsiyyah 04 (2023).
Jufrizal, Karerek, and Yusra Jamali. “Analisis Framing Pemberitaan Anies Baswedan Tentang Isu Korupsi.” Sustainable Volume 5 N (2022): 479–84.
Kartini, and Dkk. “Metode Analisis Framing Dalam Media Sosial.” Jurnal Edukasi Nonformal Vol 3, no. No 2 (2020).
Kirana, Candra, and Yulion Zalpa. “Analisis Framing Terhadap Berita Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2018 Di Koran Sumatera Ekspres.” Ampera : A Research Journal on Politics and Islamic Civilization Volume 1 N (2020).
Kurnia, Sumaina Duku, and Ahmad Harun Yahya. “Konstruksi Pemberitaan Tragedi Kanjuruhan (Analisis Framing Di Detik.Com).” Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni Volume 1 N (2023): 166–86.
Masyitah, Siti. “Video Selebgram Oklin Fia Terancam Terjerat Kasus Penistaan Agama Usai Konten Es Krim Viral.” Tribunnews.com, 2023. https://aceh.tribunnews.com/2023/08/08/video-selebgram-oklin-fia-terancam-terjerat-kasus-penistaan-agama-usai-konten-es-krim-viral.
Muhadjir, Noeng. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin, 2002.
Mulyadi, Mohammad. Metode Penelitian Praktis Kuantitatif Dan Kualitatif. Jakarta: Publica Institute, 2020.
Noviansah, Wildan. “Selebgram Oklin Fia Dipolisikan Buntut Konten Jilat Es Krim.” detik.com, 2023. https://news.detik.com/berita/d-6876337/selebgram-oklin-fia-dipolisikan-buntut-konten-jilat-es-krim.
Pratiwi Utami, Rizka. “Emosi Dicap Penistaan Agama, Oklin Fia Klarifikasi Konten Jilat Ice Cream Yang Viral:Jangan Sok Suci.” Tribunnews.com, 2023. https://palembang.tribunnews.com/2023/08/08/emosi-dicap-penistaan-agama-oklin-fia-klarifikasi-konten-jilat-ice-cream-yang-viraljangan-sok-suci.
Ramadhani, Jabbar. “MUI Bantah Akan Jadikan Oklin Fia Duta MUI, Ingatkan Bijak Bermedsos.” detik.com, 2023. https://news.detik.com/berita/d-6916358/mui-bantah-akan-jadikan-oklin-fia-duta-mui-ingatkan-bijak-bermedsos.
Rohmatul Izad. “Fenomena Penistaan Agama Dalam Perspektif Islam Dan Filsafat Pancasila.” Panangkaran Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat Vol 1, No (n.d.).
Rohmiatun, Ifa. Analisis Framing Pemberitaan Kasus Dugaan Penistaan Agama Oleh Muhammad Kece Di TVOne Edisi 22-23 Agustus 2021, 2022.
Safitri, Putri. “Viral Bikin Konten Tak Senonoh! Kini Oklin Fia Disebut Bakal Jadi Duta MUI, Dinilai Menginspirasi.” Tribunnews.com, 2023. https://palu.tribunnews.com/2023/09/06/viral-bikin-konten-tak-senonoh-kini-oklin-fia-disebut-bakal-jadi-duta-mui-dinilai-menginspirasi.

