PERNIKAHAN KRISTEN DAN PERCERAIAN (TAFSIR READER RESPONSE TERHADAP TEKS 1 KORINTUS 7:1-16)
DOI:
https://doi.org/10.37196/nojisok.v4i1.721Abstrak
Pernikahan merupakan tahap yang dimasuki oleh pasangan laki-laki dan perempuan yang meresmikan hubungan baik dari segi agama maupun hukum negara. Perkawinan marak diwarnai kerengganan, keretakan yang berujung pada perceraian.Tidak dapat dipungkiri, kerenggangan yang mendorong terjadinya tingkat perceraian hingga rusaknya hubungan pasangan suami-istri dalam pernikahan, menjadi salah satu kasus yang sering terjadi dewasa ini. Esensi pernikahan Kristen menjadi bergeser karena perceraian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode tafsir Reader Response, melalui metode ini peneliti menganalisis respon reader terhadap teks di konteks masa kini terkait pernikahan Kristen dan perceraian untuk menemukan makna teks yang menjadi kontribusi bagi pemahaman pembaca.
Terhadap obyek material peneitian ini telah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelum dengan mempedomani metodologi penelitian kualitatif dengan penerapan prinsip-prinsip Hermeneutik, yaitu metode eksegesis, dimana hasil penelitiannya menyatakan “Ketidakbertahannya suatu lembaga pernikahan akibat faktor perselingkuhan dan perceraian” hasil penelitiannya menemukan bahwa “sebagai pasangan Kristen, seharusnya menjaga keutuhan pernikahan dengan berlandaskan bahwa pernikahan merupakan ketetapan yang bersumber dari Allah”. Sedangkan dalam penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan metode study pustaka dan pendekatan tafsir reader response. Hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti saat ini berbeda dengan peneliti sebelumnya. Peneliti menemukan bahwa masalah perkawinan Kristen yang kawin muda akhirnya bermuara pada perselingkuhan, perceraian dan merunjuk pada lemahnya resistensi pasangan terhadap janji nikah dan esensi pernikahan Kristen yang dibangun.
Kata Kunci: Pernikahan; Perceraian; Reader Response; 1 Korintus 7:1-16
Unduhan
Referensi
Abdhul, Y. (2023). Studi Pustaka: Pengertian, Tujuan, Sumber dan Metode. Deeppublishstore.com. Retrieved from https://deepublishstore.com/blog/studi-pustaka/
AI, S. (2023). Reader Response Criticism. Retrieved from https://www.studysmarter.us/explanations/english-literature/literary-criticism-and-theory/reader-response-criticism/
Ariyani, R. (2021). Tahapan Penelitian Kualitatif. RIKAARIYANI.COM. Retrieved from https://www.rikaariyani.com/2021/01/tahapan-penelitian-kualitatif-yang.html
Bons-Storm, M. (2000). Apakah Penggembalaan Itu? (Cet. 10.). Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Browning, W. R. F. (2011). KAMUS ALKITAB. (C. Sihotang, Ed.) (II.). Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Douglas, J. D. (1996). Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II M-Z. (N. Hillyer, Ed.) (II.). Jakarta: INTER-VARSITY PRESS.
J.D Douglas. (1997). Ensiklopedia Alkitab Masa Kini Jilid I A-L. (N. Hillyer, Ed.) (I.). Jakarta Selatan: Tyndale House Publisher.
Kristanto, B. (2009). Refleksi atas I Korintus Ajarilah Kami Bertumbuh. Momentum. Surabaya.
Remelia F. Dalensang, R. D. (2020). Manajemen Konflik Reader Response Terhadap Matius 10:34-39 Tentang Cara Yesus Menata Konflik. Widyasari Press. Retrieved from https://widyasari-press.com/manajemen-konflik-reader-response-terhadap-matius-1034-39-tentang-cara-yesus-menata-konflik/
Subeno, S. (2017). Indahnya Pernikahan Kristen. Momentum.
Tanusaputra, D. (2005). TEOLOGI PERNIKAHAN DAN KELUARGA. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 6, 73–101.
Zai, I. T. (2020). PERNIKAHAN KRISTEN BERDASARKAN 1 KORINTUS 7:1-16. Sekolah Tinggi Teologi Injii Arastamar (SETIA).
Zaluchu, S. E. (2020). Pendekatan Reader Response Criticism terhadap Narasi Tulah di Mesir dalam Peristiwa Keluaran. Religious.

