REPRESENTASI MEDIA SOSIAL DALAM MENCIPTAKAN INTIMASI HUBUNGAN JARAK JAUH (Suatu Kajian Literatur Review)
DOI:
https://doi.org/10.37196/nojisok.v2i2.440Abstract
Perkembangan teknologi telah merubah berbagai aspek kehidupan termasuk pada pola komunikasi dan interaksi yang kini dapat dimediasi oleh alat, membuat jarak tidak lagi menajdi hambatan ketika ingin menjalin komunikasi interpersonal termasuk dalam hal menjalin hubungan pacaran melalui media online, yang dalam perkembangan hubungan keduanya tentu akan melewati berbagai tahapan-tahapan terlebih dahulu. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa dari sebuah perkenalan online yang penuh dengan ketidakpastian akan cenderung terjadinya berbagai strategi pencarian informasi dalam rangka mengurangi ketidakpastian. Berdasarkan penelitian ini juga akan diketahui tentang bagaimana penerapan teori penetrasi sosial dan konsep self disclosure terhadap tahap perkembangan hubungan jarak jauh. Pada penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literature dan analisis data secara sistematik ini, peneliti menemukan bahwa pengurangan ketidakpastian dan self disclosure yang dilakukan individu pada akhirnya akan menciptakan keintiman. Adanya keterpisahan fisik dalam hubungan, menjadikan konsep self disclosure berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang baik, meningkatkan kepercayaan, dan keintiman hubungan hingga tercipta komitmen antar keduanya yang mana hal tersebut merupakan bagian dari indikator kepuasan dalam hubungan.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Anindyojati, R. (2012). Hubungan Antara cinta (Sternberg's Triangular Theory of Love) dan Kesiapan Menikah Pada Dewasa Muda yang Menjalani Long-Distance Relationship. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonsia.
Antheunis, M. L. (2010). Getting acquainted through social network sites: Testing a model of online uncertainty reduction and social attraction. Computers in Human Behavior , Vol. 26, 100-109.
Azis, M. R. (2021). Fenomena Self-Disclosure dalam Penggunaan Platform Media Sosial. Jurnal Teknologi dan Informasi , Vol. 3 (1), 120-130.
Fernando, E., Rahardaya, A., & Irwansyah, I. (2020). Studi Meta-Analisis Pengurangan Ketidakpastian di Era Digital: Pencarian Informasi di Media Sosial Sebelum Pertemuan Tatap Muka Pertama. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi , Vol. 4 (2), 113-131.
Gainau, M. B. (2009). Keterbukaan Diri (Self Disclosure) Siswa Dalam Perspektif Budaya dan Implikasinya Bagi Konseling. Jurnal Ilmiah Widya Warta , Vol. 33 (1), 95-112.
Gibbs, J.L., Ellison, B.N. & Lai, C.H. (2011). First Comes Love, Then Comes Google: An Investigation of Uncertainty Reduction Strategies and Self-Disclosure in Online Dating. Journal of Communication Research , Vol. 38 (31), 70-100.
Gonzalez, C. C. (2011). Personal and Perceived Partner Commitment and Trust as Predictors of Relationship Statisfaction in Long-Distance and Proximally Close Dating Students. Electronic Theses and Dissertations , 243.
Habibah, AF., Shabira, F., & Irwansyah. (2021). Pengaplikasian Teori Penetrasi Sosial pada Aplikasi Online Dating. Jurnal Teknologi dan Informasi Bisnis , Vol. 3 (1), 44-53.
Irawan, Cornelius Hans., & Permassanty, Tanty Dewi. (2018). Proses Penentrasi Sosial Antar Pemain Pada game Mobile Legends. Jurnal Lontar , Vol. 6 (2), 29-39.
Junawan, Hendra., & Laugu, Nurdin. (2020). Eksistensi Media Sosial, Youtube, Instagram dan Whatsapp Ditengah Pandemi Covid-19 Dikalangan Masyarakat Virtual Indonesia. Baitul Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi , Vol. 4 (1).
Kurniati, G. (2015). Pengelolaan Hubungan Romantis Jarak Jauh: Studi Penetrasi Sosial Pasangan yang Terpisah Jarak Geografis. Jurnal Komunikasi Indonesia , Vol. 4 (1), 27-37.
Laksmita Adi, N., & Rahardjo, T. (2019). Pengelolaan Hubungan Antarpribadi dari Pasangan yang Berkenalan Melalui Tinder. Interaksi Online , Vol. 7 (1), 93-102.
Lambuan, H., Mas'amah, & Letuna, Mariana A.N. (2019). Penggunaan Whatsapp sebagai Media Komunikasi Pacaran Jarak Jauh. Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi , Vol. 8 (2), 1362-1391.
Monggilo, Z. M. (2018). Keintiman Komunikasi Manusia dan Komputer dalam Film "Her". Jurnal Gama Societa , Vol. 2 (1), 73-85.
Nasution, N. H. (2013). Self Disclosure dan Media Komunikasi (Studi Kasus Tentang Self Disclosure Mahasiswa/i yang Berpacaran Jarak Jauh Melalui Media Komunikasi di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU). Jurnal Universitas Sumatera Utara , Vol. 1 (3).
Overwalle, FV., & Heylighen, F. (2006). Talking nets: A Multiagent Connectionist Approach to Communication and Trust between Individuals . Psychology Review , Vol. 113 (3), 606-627.
Paul, A. (2019). How Are we Really Getting to Know One Another? Effect of Viewing Facebook Profile Information on Initial Conversational Behaviors between Strangers. The Journal of Social Media in Society , Vol. 8 (1), 249-270.
Ramirez, A., Sumner, E., Fleuriet, C., & Cole, M. (2015). When Online Dating Partners Meet Offline: The Effect of Modality Switching on Relational Communication Between Online Daters. Journal of Computer-Mediated Online Communication , Vol. 20, 99-114.
Sa'adatina & Manalu, S. R. (2017). Penggunaan Media Sosial dalam Dinamika Hubungan Pacaran: Studi Terhadap Penggunaan Instagram Pada Pasangan Berpacaran. Interaksi Online , Vol. 5 (4), 1-10.
Suryani, A., & Nurwidawati, D. (2016). Self Disclosure dan Trust Pada Pasangan Dewasa Muda dan Menjalani Hubungan Jarak Jauh. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan , Vol. 7 (1), 9-15.
Winanda, A. P. (2014). Penggunaan Internet Sebagai Alternatif Media Komunikasi Untuk Mempertahankan Komitmen Asmara Pasangan Long Distance Relationship. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
Wulandari, T. A. (2013). Memahami Pengembangan Hubungan Antarpribadi Melalui Teori Penetrasi Sosial. Majalah Ilmiah UNIKOM , Vol. 11 (1), 103-110.

