KECEMASAN BERLEBIHAN BAGI MAHASISWA YANG HAMIL DI LUAR NIKAH
DOI:
https://doi.org/10.37196/nojisok.v5i1.1118Abstract
Penelitian ini akan membahas secara komprehensif dampak psikologis dari suatu tekanan, dengan mengeksplorasi strategi coping yang diadopsi oleh mahasiswa untuk mengatasi tantangan. Dan diharapkan dapat ditemukan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara-cara yang efektif untuk mendukung kesejahteraan mental mahasiswa yang menghadapi kehamilan di luar nikah, membuka jalan bagi pengembangan pendekatan dukungan yang lebih holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang adalah pendekatan penelitian yang menekankan pemahaman mendalam tentang konteks, makna, dan kompleksitas suatu masalah. Hasil dari penelitian ini adalah dalam menghadapi tekanan emosional dan sosial yang diakibatkan oleh kehamilan di luar pernikahan, informan Bulan dan Mara mengalami sejumlah tantangan yang memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Analisis dari berbagai teori psikologis, seperti teori stres sosial, stres psikologis, kesejahteraan mental, dan strategi coping, memberikan pemahaman mendalam tentang kompleksitas situasi yang mereka hadapiDownloads
References
Keyes, C. L. M. (2005). Mental illness and/or mental health? Investigating axioms of the complete state model of health. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 73(3), 539–548.
Diener, E., Lucas, R. E., & Oishi, S. (2002). Subjective well-being: The science of happiness and life satisfaction. In C. R. Snyder & S. J. Lopez (Eds.), Handbook of Positive Psychology (pp. 63– 73). Oxford University Press.
Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9(1), 13–39.
Brown, S. L., & Sandler, L. (2018). Academic stressors and student well-being: A cross-cultural study.
Higher Education Research & Development, 37(2), 334–348.
Stallman, H. M. (2010). Psychological distress in university students: A comparison with general population data. Australian Psychologist, 45(4), 249–257.
Whitaker, R. C., Orzol, S. M., & Kahn, R. S. (2006). Maternal mental health, substance use, and domestic violence in the year after delivery and subsequent behavior problems in children at age 3 years. Archives of General Psychiatry, 63(5), 551–560.
Beattie, J., & Avery, L. (2017). Supporting the mental health of pregnant and parenting adolescents: A qualitative inquiry into primary care experiences. BMC Pregnancy and Childbirth, 17(1), 211.
Deardorff, J., Tschann, J. M., Flores, E., Ozer, E. J., & Wan, J. (2010). Parenting style and youth delinquency: Are there direct or indirect effects? Journal of Adolescence, 33(5), 761–771.
Stuart, G. W. (2018). Principles and Practice of Psychiatric Nursing (11th ed.). Elsevier.
Gaol, N. T. Lumban. (2016). “Teori Stres: Stimulus, Respons, dan Transaksional.” Jurnal Buletin Psikologi, Vol. 24, No. 1, 1 – 11
Fahtia. (2019). “Pengembangan Awal Alat Ukur Stres: Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Malikussaleh.” Volume 2 Nomor 2 Desember 2019. Hal. 9
Goffman, E. (1963). Stigma: Notes on the Management of Spoiled Identity. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, Social Support, and the Buffering Hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company.
Pescosolido, B. A., Martin, J. K., Lang, A., & Olafsdottir, S. (2008). Rethinking theoretical approaches to stigma: A framework integrating normative influences on stigma (FINIS). Social Science & Medicine, 67(3), 431–440.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company.

